banner 728x250

Usai Liburan, Medical Check Up Jadi Kunci Tetap Sehat dan Produktif

Pemeriksaan kesehatan berkala dinilai krusial karena mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi tubuh. Foto: Network
Pemeriksaan kesehatan berkala dinilai krusial karena mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi tubuh. Foto: Network
banner 468x60

LIFESTYLE, AKSIANA.COM – Memasuki awal tahun, menjaga kondisi kesehatan menjadi langkah penting agar aktivitas dan produktivitas tetap optimal. Salah satu upaya yang dianjurkan adalah melakukan Medical Check Up (MCU) secara rutin untuk mendeteksi risiko penyakit sejak dini, terutama penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi yang banyak dialami masyarakat Indonesia.

Pemeriksaan kesehatan berkala dinilai krusial karena mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi tubuh. American Medical Association (AMA) merekomendasikan pemeriksaan kesehatan rutin setidaknya satu kali dalam setahun, yang dapat dimulai sejak usia remaja hingga lanjut usia. Dengan pemeriksaan rutin, potensi gangguan kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga penanganan bisa dilakukan secara tepat.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrin Metabolik dan Diabetes, dr. Roy Panusunan Sibarani, Sp.PD-KEMD, FES dari Mayapada Hospital Kuningan menjelaskan, pemeriksaan MCU umumnya meliputi pengukuran tekanan darah, berat badan, pemeriksaan jantung melalui EKG, pemeriksaan radiologi, serta tes laboratorium seperti kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Menurutnya, salah satu penyakit yang berisiko meningkat setelah masa liburan panjang adalah diabetes. Pola konsumsi makanan tinggi gula selama libur Natal dan Tahun Baru kerap menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Seseorang dikategorikan prediabetes apabila kadar gula darah puasa berada pada rentang 100-125 mg/dL, sedangkan diabetes didiagnosis jika kadar gula darah puasa mencapai 126 mg/dL atau lebih.

Gejala diabetes dapat berupa sering buang air kecil, mudah haus, cepat lelah, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, gangguan penglihatan seperti pandangan kabur, hingga infeksi berulang pada tubuh, terutama pada gusi, kulit, dan area kewanitaan pada perempuan.
Selain diabetes, hipertensi juga menjadi penyakit kronis yang perlu diwaspadai. Tekanan darah yang melebihi 140/90 mmHg menandakan seseorang mengalami hipertensi. Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Vireza Pratama, SpJP, Subsp.IKKv(K), FIHA, FAsCC, FSCAI, FESC dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan menegaskan bahwa hipertensi yang berlangsung lama dapat memicu perubahan struktur jantung, mulai dari penebalan otot jantung hingga menurunnya kemampuan jantung memompa darah yang berujung pada gagal jantung.

Ia menambahkan, penyakit kronis yang tidak terdeteksi sejak dini berpotensi menimbulkan komplikasi serius pada berbagai organ vital seperti jantung, ginjal, mata, saraf, hingga berdampak pada kondisi tubuh secara keseluruhan. Karena itu, pemantauan kesehatan secara berkala menjadi langkah preventif yang sangat penting.

Sebagai bentuk dukungan terhadap gaya hidup sehat, Mayapada Hospital menyediakan layanan Medical Check Up komprehensif di sejumlah unit, antara lain Mayapada Hospital Jakarta (Kuningan dan Lebak Bulus), Tangerang, Bogor, Bandung, Surabaya, dan Nusantara. Masyarakat dapat mengakses layanan MCU serta jadwal praktik dokter melalui aplikasi MyCare milik Mayapada Hospital.

Aplikasi tersebut juga menyediakan informasi promo layanan kesehatan, artikel edukatif, serta fitur Personal Health yang memungkinkan pengguna memantau detak jantung, jumlah langkah kaki, kalori yang terbakar, hingga indeks massa tubuh atau Body Mass Index (BMI).***

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *