banner 728x250

Tak Mampu Membeli Buku, Bocah SD di Ngada NTT Tinggalkan Surat Terakhir

Surat tulisan tangan yang ditinggalkan bocah SD di Ngada, NTT, sebelum ditemukan meninggal dunia. Polisi masih mendalami peristiwa ini. (dok. detiknews)
Surat tulisan tangan yang ditinggalkan bocah SD di Ngada, NTT, sebelum ditemukan meninggal dunia. Polisi masih mendalami peristiwa ini. (dok. detiknews)
banner 468x60

Ngada, aksiana.com – Warga Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), digegerkan dengan peristiwa meninggalnya seorang siswa sekolah dasar akibat gantung diri. Korban berinisial YBR (10), diketahui masih duduk di kelas IV SD.

Saat proses evakuasi di lokasi kejadian, polisi menemukan sepucuk surat tulisan tangan yang diduga ditulis langsung oleh korban. Surat tersebut berisi pesan untuk ibunya dan ditulis menggunakan bahasa daerah Bajawa.

Berdasarkan keterangan kepolisian, isi surat itu memuat ungkapan kekecewaan korban sekaligus pesan perpisahan kepada sang ibu. Dalam salah satu bagian, korban menuliskan permintaan agar ibunya tidak menangis dan tidak mencarinya apabila ia telah meninggal dunia.

Kepala Seksi Humas Polres Ngada, Ipda Benediktus R Pissort, membenarkan temuan surat tersebut. Ia memastikan tulisan itu memang dibuat oleh korban.

“Surat itu benar ditemukan di lokasi kejadian. Ditulis sendiri oleh anak tersebut,” ujar Benediktus saat dikonfirmasi, Selasa (3/2/2026).

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui latar belakang peristiwa tersebut. Beredar informasi bahwa korban sempat merasa kecewa kepada ibunya karena persoalan sederhana di rumah, namun hal itu belum dapat dipastikan.

“Masih dalam tahap pendalaman,” kata Benediktus.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya orang tua dan lingkungan sekitar, agar lebih peka terhadap kondisi psikologis anak. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya perhatian, komunikasi, dan pendampingan terhadap anak dalam kehidupan sehari-hari.

Catatan Redaksi:
Informasi ini tidak dimaksudkan untuk menginspirasi tindakan serupa. Apabila Anda atau orang terdekat mengalami tekanan psikologis atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera cari bantuan profesional seperti psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan mental terdekat.***

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *