banner 728x250

Tim Jibom Gegana Satbrimob Polda Jabar Sterilisasi Gereja di Kota dan Kabupaten Cirebon

banner 468x60

CIREBON, AKSIANA.COM – Polres Cirebon Kota memastikan kesiapan pengamanan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025 dengan melakukan sterilisasi di sejumlah tempat peribadatan di wilayah Kota Cirebon. Sterilisasi dilaksanakan pada Rabu (24/12/2025) dengan melibatkan Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jawa Barat.

Kegiatan ini menyasar gereja-gereja yang akan digunakan umat Kristiani untuk melaksanakan ibadah Natal. Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, mengatakan sterilisasi merupakan bagian dari Operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani.

“Ini dilakukan untuk memastikan saudara-saudara kita yang beragama Nasrani dapat melaksanakan kegiatan peribadatan dengan aman dan nyaman,” ujar AKBP Eko Iskandar saat ditemui di Gereja Bunda Maria, Kota Cirebon.

Ia menjelaskan, sebanyak 46 gereja menjadi fokus pengamanan Polres Cirebon Kota selama perayaan Natal. Total 450 personel disiagakan dalam Operasi Nataru, dengan sekitar tiga perempat kekuatan dikerahkan khusus untuk pengamanan gereja pada malam Natal.

“Rata-rata setiap gereja ditempatkan lima hingga 10 personel, disesuaikan dengan jumlah jemaat yang melaksanakan peribadatan,” jelasnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga toleransi antarumat beragama serta bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif, terutama di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat selama libur akhir tahun.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati saudara-saudara kita yang sedang melaksanakan ibadah Natal. Mari kita jaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas agar rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan aman dan kondusif,” tuturnya.

Sementara itu, Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar, Kompol Apt Bagus Amrulloh Nurul Imamawan, melalui Perwira Seksi Operasi (Pasi Ops) AKP Roni Yudiansyah, menyampaikan bahwa sebanyak tujuh personel Tim Jibom diterjunkan dalam kegiatan sterilisasi tersebut.

“Langkah ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani saat melaksanakan ibadah Natal,” kata AKP Roni Yudiansyah.

Ia menjelaskan, personel Gegana bersama Tim Jibom melakukan penyisiran secara menyeluruh di setiap sudut bangunan gereja, baik di bagian dalam maupun luar. Pemeriksaan dilakukan secara teliti untuk memastikan tidak adanya potensi ancaman.

“Tujuan sterilisasi ini adalah untuk mengantisipasi adanya barang-barang berbahaya yang dapat mengganggu jalannya peribadatan Natal,” jelasnya.

Selain ruang utama ibadah, petugas juga memeriksa tempat duduk jemaat, ornamen Natal, serta seluruh area yang berpotensi menjadi lokasi penyimpanan perlengkapan ibadah.

“Pengamanan dan sterilisasi dilakukan di seluruh wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon,” pungkasnya. ***

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *