CIREBON, AKSIANA.COM – Kepulangan Dede April, finalis Dangdut Academy (DA) 7 yang meraih juara ketiga tingkat nasional, menjelma menjadi peristiwa rakyat. Sejak pagi hari, Jumat (2/1/2026), ribuan warga Cirebon Timur memadati ruas-ruas jalan yang dilalui sang biduan muda, menciptakan suasana meriah yang jarang terjadi.
Antusiasme warga terlihat sejak titik awal kedatangan di pintu keluar Tol Ciledug. Dari sana, arus massa terus mengalir mengikuti jalur yang dilalui Dede April, melewati Perempatan Babakan Losari–Ciledug, Balai Desa Kalibuntu, hingga berakhir di Desa Pasuruan, Kecamatan Pabedilan. Warga dari berbagai kalangan rela menunggu berjam-jam demi menyaksikan langsung sosok yang kini dianggap sebagai kebanggaan daerah.
Tak sedikit warga yang datang bersama keluarga. Wawan (38), salah seorang warga yang ditemui di sekitar pintu Tol Ciledug, mengaku sengaja meluangkan waktu sejak pagi untuk menemani istrinya yang ingin melihat Dede April secara langsung.
“Bukan cuma hiburan, ini soal kebanggaan. Anak daerah bisa sampai ke panggung nasional, itu luar biasa,” ujar Wawan.
Di sepanjang perjalanan, sambutan serupa terus berulang. Warga berjejer di pinggir jalan, mengabadikan momen dengan ponsel, meneriakkan nama Dede April, hingga melambaikan tangan saat rombongan melintas. Suasana haru dan bangga tampak jelas di wajah masyarakat.
Yati (42), warga Desa Kalibuntu, mengaku momen tersebut sudah lama dinantikannya. Ia datang bersama anggota keluarga sejak pagi hari.
“Kami nunggu dari pagi. Senang sekali akhirnya bisa lihat langsung. Dede April itu kebanggaan warga sini,” katanya.
Bagi generasi muda, sosok Dede April juga menjadi sumber inspirasi. Dimas (26), warga Desa Pasuruan, menyebut keberhasilan April sebagai motivasi bagi anak-anak muda Cirebon Timur untuk berani bermimpi lebih besar.
“Walaupun cuma lewat sebentar, rasanya puas. Dia bukti kalau orang kampung juga bisa sukses,” ujarnya.
Puncak penyambutan terjadi pada sore hari dalam konser rakyat yang digelar di Lapangan Sepak Bola Pasuruan. Acara yang dimulai sejak pukul 13.00 WIB itu dipadati ribuan penonton hingga lapangan tampak penuh sesak. Selain Dede April, sejumlah artis Pantura turut tampil menghibur masyarakat.
Tingginya jumlah penonton bahkan menyebabkan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan, termasuk jalur utama Losari-Pabedilan dan beberapa akses alternatif di sekitarnya. Meski demikian, kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Sebelumnya, pada Kamis (1/1/2026), kepulangan Dede April juga disambut dengan konvoi panjang yang melintasi wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon hingga Indramayu. Salah satu titik terpadat terjadi di Jalan Lohbener, Kecamatan Gunungjati. Dalam konvoi tersebut, April tampak berdiri dari dalam kendaraan sambil melambaikan tangan kepada warga yang bersorak menyambutnya.
Sebagai informasi, Dede April merupakan peserta Dangdut Academy 7 asal Cirebon, Jawa Barat, yang berhasil menembus tiga besar. Atas pencapaiannya tersebut, ia berhak atas sejumlah penghargaan, di antaranya uang tunai Rp100 juta, medali juara ketiga, beasiswa penuh di Institut Media Digital Emtek (IMDE), fasilitas apartemen selama satu tahun, serta kontrak manajemen dan label musik.
Gelombang penyambutan dan euforia kepulangan Dede April pun ramai dibagikan di media sosial. Foto dan video yang beredar dari berbagai titik menjadi penanda bahwa kehadiran April bukan sekadar hiburan, melainkan simbol harapan dan kebanggaan baru bagi masyarakat Cirebon Timur.***












